Ruang Lingkup, Sasaran, dan Keterbatasan Pemeriksaan Manajemen


    Lingkup, sasaran, dan keterbatasan pemeriksaan manajemen menurut Supriyono (1997:13) menyimpulkan “Lingkup pemeriksaan manajemen meliputi suatu organisasi, program, kegiatan atau fungsi yang harus meliputi keuangan dan kepatuhan, kehematan dan efisiensi, dan hasil program.” Seperti digambarkan sebagai berikut:

Menurut Supriyono (1997:23) “Sasaran pemeriksaan adalah suatu pertanyaan atau pernyataan dugaan atau hipotesis pemeriksaan yang harus dibuktikan kebenarannya melalui penelitian manajemen dibedakan tiga” yaitu:
1. Kriteria
Norma/standart yang menunjukan bagaimana seharusnya para individu dalam suatu organisasi melakukan aktivitas/kegiatan.
2. Penyebab
Yaitu tindakan/aktivitas yang dilakukan oleh individu dalam organisasi
3. Akibat
Yaitu hasil perbandingan yang diperoleh oleh kriteria dengan penyebab.

     Tiga faktor yang membatasi pemeriksaan manajemen menurut supriyono (1997:23) yaitu:
1. Pengetahuan pemeriksaan manajemen
Hal ini diatasi dengan peningkatan pendidikan dan latihan teknik pemeriksaan.
2. Waktu pemeriksaan manajemen
Pemeriksaa harus segera memberikan informasi kepada manajemen tentang masalah organisasi dan cara mengatasinya.
3. Biaya pemeriksaan manajemen
Hal ini diatasi dengan menentukan skala prioritas pemeriksaan.

  Akan tetapi adapun tujuan dan manfaat pemeriksaan manajemen adalah untuk bertujuanmenghasilkan perbaikan-perbaikan pengelolaan dimasa yang akan datang agar lebih efektif dan efisien. Untuk mengetahui manfaat yang lebih jelas dari pemeriksaan manajemen, menurut tunggal (2000:14-15) adalah sebagai berikut:
1. Memberikan informasi operasi yang relevan dan tepat waktu untuk pengambilan keputusan.
2. Membantu manajemen dalam mengevaluasi catatan laporan-laporan dan pengendalian.
3. Memastikan ketaatan terhadap kebijakan manajerial yang ditetapkan, rencana-rencana prosedur serta persyaratan peraturan pemerintah.
4. Mengidentifikasi area masalah potensial pada tahap dini untuk menentukan tindakan preventif yang akan diambil.
5. Menilai ekonomisasi dan efisiensi penggunaan sumber daya termasuk memperkecil pembororsan.
6. Menilai efektivitas dalam mencapai tujuan dan sasaran perusahaan yang telah ditetapkan.
7. Menyediakan tempat pelatihan untuk personil dalam seluruh fase operasi perusahaan.

    Nah.., dari uraian diatas dapat disimpulkan, bahwa pemeriksaan manajemen merupakan alat pengendalian manajemen yang membantu untuk mengidentifikasi pemborosan dan pengelolaan perusahaan dengan memanfaatkan segala potensi sumber daya yang ada dalam mencapai tujuan agar dimasa yang akan datang terhindar dari resiko kerugian.
Begitulah kira-kira ruang lingkup, sasaran, dan keterbatasaan pemeriksaan manajemen serta tujuan dan manfaat pemeriksaan manajemen yang saya ketahui, untuk yang membaca dan ingin memberi tambahan referensi di sini, monggo silahkan komentar ayo.. :-)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s