Ternyata sama, Teroris dan Pariwisata


Di penjara, seorang lelaki bersorban dan berjenggot lebat berjumpa dengan lelaki bule yang bertelanjang dada.
Si Bule bertanya “Mengapa kamu ada di sini?”
“Karena aku teroris. Lalu mengapa kamu ada disini juga?
“Karena aku turis
“Lho, koq turis bisa masuk penjara?”
“Karena aku turis dari negara teroris.”
πŸ™„πŸ˜†πŸ˜†βž‘
lalu si turis pun kembali bertanya “Mengapa teroris-teroris Malaysia lebih senang beraksi di Indonesia?”
“mungkin karena mereka sangat mencintai negaranya. Karena mencintai Negara adalah bagian dari pengabdian dan iman. Dengan demikian mereka sadar, kalau dilakukan di negaranya, selain dia akan dianggap sebagai pengkhianat dan tak beriman, juga akan menghancurkan industri pariwisata yang sedang galak-galaknya dikembangkan di sana.”
πŸ™„πŸ˜†πŸ˜†

3 thoughts on “Ternyata sama, Teroris dan Pariwisata

  1. kenapa kita bisa mudah menyebut mereka dengan teroris
    dan sulit untuk menyebut sebuah negara di belahan dunia bagian timur dan tengah itu sebagai the real terorist ya???

    aneh.

    • saya pikir dulu yahπŸ™„πŸ™„πŸ˜† karena kalau menyebut sebuah Negara, maka bisa terjadi perang.
      sedangkan “terorris” itu kan hanya “Pelaku perorangan” sajaπŸ™„

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s