Khasiat Bashal-Bawang Merah dan Tsum-Bawang Putih


Bashal-Bawang Merah

Bawang merah atau Brambang (Allium cepa L.) adalah nama tanaman dari familia Alliaceae dan nama dari umbi yang dihasilkan. Umbi dari tanaman bawang merah merupakan bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia. Bawang merah mengandung vitamin C, potassium, serat dan Acid Folic selain itu juga mengandung kalsium, zat besi dan protein dengan kandungan yang tinggi. Bawang merah juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberein. bawang merah dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikoba yang bersifat bakterisida

Bawang merah bersifat panas dan basah. nilainya adalah bahwa ia mengobati perubahan air bagi siapa saja yang memakannya. ia menjadikan makanan sedap, memberikan coction, mencium bawang merah setelah meminum obat bisa mencegah muntah. Memakan daging bersama bawang merah bisa menghilangkan baunya yang tidak sedap.

Bawang merah menyebabkan sakit kepala dan mengaburkan pandangan. Terlalu banyak bawang merah bisa mempengaruhi akal dan membuat orang pelupa. Penyakit ini hanya disebabkan oleh bawang merah yang masih mentah.

Nabi saw. bersabda, “Barang siapa memakan sayuran ini, atau yang napasnya berbau bawang merah, janganlah dia mendekati kami di masjid kami, sebab malaikat tidak menyukai segala sesuatu yang tidak disukai oleh anak Adam.” Hadis ini dicatat al-Bukhârî. Akan tetapi, larangan mendekati Nabi saw. di tempat salat beliau ini tidaklah menjadikan makan bawang merah sama sekali haram.

Tsum-Bawang Putih

Bawang putih (Allium sativum) adalah herba semusim berumpun yang mempunyai ketinggian sekitar 60 cm. Tanaman ini banyak ditanam di ladang-ladang di daerah pegunungan yang cukup mendapat sinar matahari.

Manfaat atau khasiat bawang putih juga  mempercepat menstruasi dan membantu membuang zat-zat pasca melahirkan. Tetapi ia bisa menimbulkan sakit kepala dan membahayakan penglihatan. Alî r.a. sendiri berkata: “Rasulullah saw. menyarankan agar tidak memakan bawang putih kecuali jika dimasak”

bawang putih dapat menghilangkan angin, meredakan rasa nyeri yang disebabkan oleh pilek, dan bertindak sepertiantidot bagi gigitan binatang dan sengatan kalajengking.

Anas meriwayatkan hadis berikut: “Barang siapa makan sayuran ini, janganlah dia masuk ke masjid kami.” hadis ini juga diriwayatkan oleh Al-Bukhârî.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s